Tahun 2020, Pemkab Kendal Yakin Selesaikan Pembangunan Infrastruktur Jalan

Bupati Kendal, Mirna Annisa, saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Masalah Strategis dan Aktual Tahun 2020. (Foto: Pemkab Kendal)

Wonodadi- Pemerintah Kabupaten Kendal berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur jalan pada tahun 2020. Hal ini disampaikan oleh Bupati Kendal, Mirna Annisa, saat menanggapi masukan dari RT/RW saat acara Rapat Koordinasi (Rakor) Masalah Strategis dan Aktual Tahun 2020 beberapa waktu lalu.

Rakor berlangsung di Desa Wonodadi, Kecamatan Plantungan, Selasa (3/02/2020). Saat itu, Ahmad, selaku Ketua RT. 2 RW. 1 dari Desa Manggung Mangu meminta penerangan lampu jalan kepada Bupati. Menurutnya, arah menuju desanya selain gelap juga kondisi jalannya masih kurang bagus. Usulan lain datang dari Slamet selaku Ketua RT dari Desa Jurangagung yang meminta kepada Bupati untuk dilibatkan pemberian bantuan PKH.

Merespon hal baik dari masukan-masukan ini, Bupati Mirna menjelaskan bahwa terkait masalah jalan akan segera ditindaklanjuti, karena Kabupaten Kendal pada tahun 2020 yang ada kaitannya dengan pembangunan infrastruktur jalan akan selesai 100 persen. Sedangkan untuk urusan masalah lampu setiap desa sudah menerimanya, dan jika masih ada jalan yang masih belum dipasang nanti akan ditambah lagi.

“Tentang pemerataan PKH, saya sudah membuat surat edaran pada akhir 2019 tentang peran serta RT/RW mendata kembali, mana saja warganya yang benar-benar sangat membutuhkan bantuan PKH, sehingga dengan data itu bantuan yang diberikan bisa sesuai dengan sasaran,” jelasnya.

Mirna mengajak kepada semua elemen untuk terus berikhtiar demi kebaikan dan bersama-sama. Terutama dalam berjuang untuk menata Kabupaten Kendal ke depan lebih baik lagi.

Rakor kali ini dilakukan oleh Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kendal. Terlihat hadir dalam acara ini, Sekda Kendal, Moh Toha, para Kepala OPD Kendal, Camat Plantungan beserta Forkopimcam dan para Kepala Desa di Kecamatan Plantungan, Ketua Paguyuban RT/RW Kabupaten Kendal, serta diikuti oleh ratusan Ketua RT/RW se-Kecamatan Plantungan.

Tingkatkan Koordinasi

Kepala Kesbangpol Kendal, Marwoto, pada acara itu menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antara Kebangpol Kendal dengan RT/RW, sehingga akan tercipta situasi kondisi yang aman dan kondusif. Selain itu, pada acara ini bertujuan untuk menyerap aspirasi RT/RW dengan cara berkomunikasi secara dua arah.

Senada dengan hal tersebut, Sekda Kendal, Moh Toha, pada kesempatan itu menyampaikan bahwa kondisi Kabupaten Kendal terkini, salah satunya yaitu telah ditetapkannya Kabupaten Kendal menjadi Kawasan Ekonomi Nasional.

“Alhamdulillah sejak akhir bukan Desember tahun 2019 lalu Pemkab Kendal menerima Surat Keterangan (SK) dari Pemerintah Pusat berupa PP No. 55 bahwa Kabupaten Kendal telah ditetapkan menjadi ekonomi nasional,” ujarnya.

Menurut Sekda Kendal, tidak mudah meraih predikat tersebut, sebab, jika semua bupati/walikota bisa mendirikan kawasan industri dengan syarat punya lahan yang ditata dan direncanakan dengan baik. Namun, untuk menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) perlu adanya kajian khusus dari Pemerintah Pusat dan hanya satu kabupaten/kota yang mendapatkan predikat yaitu Kabupaten Kendal.

Add Comment