Dana Desa Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Workshop Musyawarah Pembangunan Desa yang diikuti Sekretaris Desa dari 50 desa di Kabupaten Kendal. (Foto: Pemkab Kendal)

Pegulon, Kendal- Desa menjadi salah satu elemen penting dalam pembangunan Indonesia. Pentingnya keberadaan desa membuat pemerintah memberikan perhatian lebih kepada desa-desa di seluruh Indonesia. Dalam hal ini, pemerintah melalui kebijakan pemberian dana desa berharap desa mampu mandiri baik secara pendidikan, ekonomi, sosial maupun budaya.

Menurut Kepala Dispermasdes Kabupaten Kendal, Wahyu Hidayat, Dana Desa harus berimplementasi pada kesejahteraan masyarakat. Hal ini disampaikannya saat saat membuka kegiatan Workshop Musyawarah Pembangunan Desa yang diikuti Sekretaris Desa dari 50 desa di Kabupaten Kendal.

“Anggaran Dana Desa maupun Dana Desa yang segera dikucurkan Pemerintah digunakan untuk kesejahteraan desa dengan berbagai program pembangunan yang mampu meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa,” jelasnya.

Dukungan pembangunan terhadap desa juga dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kendal (Pemkab). Pemkab, melalui Dispermasdes dan Baperlitbang meminta setiap desa menggelar Musrenbangdes untuk mempersiapkan usulan yang nantinya dibahas di tingkat Kecamatan dan akhirnya pada Kabupaten sebagai pedoman arah dan kebijakan pembangunan Kabupaten Kendal (12/03/2020).

Wahyu Hidayat juga menyatakan bahwa melalui Musrenbangdes, perencanaan pembangunan bisa lebih matang. Bagaimanapun, desa harus mempersiapkan program pembangunan yang sesusi dengan kebutuhan dan kewilayahannya.

“Pembangunan apa yang akan dilaksanakan sesuai dengan potensi dan wewenagnya dengan tetap mengacu pada regulasi dan program pemerintah di atasnya,” kata Wahyu.

Pentingnya Musrenbang

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan (stakeholder) desa untuk menyepakati Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP Desa) tahun anggaran yang direncanakan. Menurut, Kasubid Perencanaan Program Baperlitbang, Kabupaten Kendal, Lukman Sudiatmoko, Musrenbangdes sebaiknya dilakukan karena hal tersebut untuk mengakomodasi kebutuhan desa terkait penggunaan Dana Desa dan Aangaran Dana desa.

Selain itu Usulan Kabupaten / provinsi dasarnya antara lain usulan dan kebutuhan desa yang perlu direalisasikan. Musrenbang di tingkat desa secara lebih parsitipatif untuk menghasilkan daftar usulan permasalahan atau kegiatan pembangunan daerah di tingkat desa, dan menghasilkan Rencana Kerja Pembangunan Desa.

“Usulan atau RKPDes yang dibuat desa bisa dilakukan mulai bulan Juni hingga September dengan mengedepankan skala prioritas. Namun pada bulan ini ( Maret ) desa mestinya ada Musrenbangdes sebagai landasan kuat MUsrenbangcam dan Murenbangkab,” jelasnya.

Rencana Kerja Pembangunan Desa menjadi dasar bagi penyusunan Rancangan APB Desa. Musrenbang tingkat desa merupakan pengejewantahan otonomi desa dalam penyelenggaraan pembangunan diwilayahnya. Anton Munajat, Kasipem Kecamatan Gemuh juga mendorong desa agar berinovasi memberikan usulan program pembangunan apa yang perlu direalisasikan untuk meningkatkan ekonomi desa dan masyarakatnya.

“Desa itu perlu memikirkan bagaimana meningkatkan taraf hidup. Bumdes yang sedang marak dibentuk di selruh desa di Indonesia memang menjadi salah satu solusi. Desa hanya perlu fokus membentuk BumDes yang sesuai potensi wilayah masing-masing desa.

Add Comment