Embung Bumiayu, Salah Satu Potensi Wisata di Kecamatan Weleri

Embung Bumiayu, salah satu Embung yang dijadikan sebagai potensi wisata di Desa Bumiayu, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal. (Foto: Aulia)

Bumiayu, Weleri – Desa Bumiayu, Kecamatan Weleri merupakan salah satu desa yang berada di Kabupaten Kendal. Di desa ini terdapat salah satu embung yang dijadikan sebagai potensi wisata. Embung Bumiayu, embung yang telah diresmikan oleh Bupati Kendal, Mirna Annisa, pada tahun 2019 lalu ternyata menjadi sumber pengairan bagi persawahan seluas 30 hektare di blok sekitar desa Bumiayu, Weleri.

Tidak heran, pesona embung ini menjadi salah satu destinasi wisata pilihan bagi kalian yang akan mengunjungi Kabupaten Kendal. Embung ini memiliki luas sekitar 1 hektare. Menurut keterangan Kepala Desa Bumiayu Moh. Johan, saat ini dilakukan pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan nama Bumi Mandiri.

“Di sini kita launching BUMDes Bumi Mandiri, tujuannya mempertegas kepada masyarakat jika wisata ini kita buat menjadi BUMDes. Selain wisata, kita juga membuat unit pengelolaan air bersih, pengelolaan sampah, usaha ATK, dan persewaan atau perlengkapan alat bangunan,” jelas Moh Johan, Minggu (2/2/2020).

Menurutnya lagi, BUMDes Bumi Mandiri juga mengelola empat bidang lain terkait dengan usaha selain menjadikan embung sebagai destinasi wisata.

Embung Bumiayu dilengkapi dengan beberapa fasilitas yang bisa dinikmati oleh wisatawan, salah satunya ialah wifi gratis, spot selfi, dan meningkatkan jumlah wisata kuliner.

BUMDes Bumi Mandiri

BUMDes Bumi Mandiri memiliki peran penting dalam mengelola potensi desa yang ada. Dalam hal ini, Kabid Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kendal, Kardiyantomo, mengatakan, pembentukan BUMDes yang dilakukan oleh Desa Bumiayu ini tentu langkah yang bagus, karena ini nanti bisa dikelola lebih baik dengan menggunakan dana desa.

“Embung ini punya potensi yang bagus untuk menjadi tempat wisata, lahan parkir ada, lokasi kuliner juga ada akses jalan juga tidak jauh. Tentu dalam hal ini kami akan membantu untuk promosi karena semua wisata masuk dalam peta wisata yang ada di Dinas dan dipublikasikan,” terang Kardiyantomo.

Sementara itu, Desa Wisata embung Bumiayu Weleri baru bisa dibuka setiap hari Minggu pagi sampai siang. Namun untuk momentum hari besar seperti bulan puasa, direncanakan menjalang waktu berbuka Embung Bumiayu akan dibuka terutama kawasan kuliner.

“Selain dijadiakan sebagai pasar dadakan setiap minggunya embung bumiayu juga dijadikan sebagai tempat untuk pemancingan warga. Tempat ini dikelola oleh kepala desa sedemikian mungkin agar bisa menjadikan desanya menjadi maju dan agar masyarakat setempat yang perekonomiannya kurang bisa meningkat dengan diadakannya program ini. Semoga dengan adanya program ini Desa Bumiayu bisa semakin maju,” tulis Aulia Rohmatunnisa, salah satu Blogger yang pernah mengunjungi tempat ini.

Add Comment